Dipercaya 1000+ Pelaku Usaha Sejak 2016  ·  Konsultasi via WhatsApp, Respon Cepat!
Sertifikasi ISO & SNI

Apa Itu SNI, Kapan Wajib, dan Cara Mengurus SPPT SNI

Apa Itu SNI, Kapan Wajib, dan Cara Mengurus SPPT SNI

SNI atau Standar Nasional Indonesia adalah standar yang ditetapkan Badan Standardisasi Nasional dan berlaku di seluruh Indonesia. Sebagian besar SNI bersifat sukarela, tetapi menteri teknis dapat memberlakukannya secara wajib untuk produk tertentu demi keselamatan, kesehatan, keamanan, atau pelestarian lingkungan. Untuk produk yang SNI-nya diberlakukan wajib, pelaku usaha harus memiliki sertifikat penggunaan tanda SNI sebelum produk diedarkan.

SNI Sukarela dan Wajib

SukarelaWajib
DasarPilihan pelaku usahaPeraturan menteri teknis
TujuanNilai tambah dan kepercayaan pasarKeselamatan, kesehatan, keamanan, lingkungan
Konsekuensi tidak punyaTidak ada sanksiProduk dilarang beredar, dapat ditarik

Contoh produk yang SNI-nya diberlakukan wajib antara lain helm pengendara, air minum dalam kemasan, mainan anak, semen, baja tulangan, dan kabel listrik. Daftar lengkapnya berkembang, sehingga sebaiknya diperiksa langsung ke peraturan sektoral yang berlaku.

Alur Memperoleh SPPT SNI

  1. Menentukan SNI mana yang berlaku bagi produk dan mempelajari isi standarnya
  2. Menyiapkan sistem manajemen mutu di sarana produksi, karena skema sertifikasi umumnya menilai proses, bukan hanya produk
  3. Mengajukan permohonan ke lembaga sertifikasi produk yang terakreditasi KAN dengan lingkup yang sesuai
  4. Audit sarana produksi oleh lembaga sertifikasi
  5. Pengambilan contoh produk dan pengujian di laboratorium terakreditasi
  6. Evaluasi hasil audit dan pengujian, kemudian penerbitan sertifikat
  7. Pencantuman tanda SNI pada produk sesuai ketentuan

Yang Sering Menjadi Hambatan

Hasil pengujian yang tidak memenuhi parameter standar adalah hambatan paling nyata, dan penyelesaiannya menuntut perbaikan formula atau proses, bukan perbaikan dokumen. Hambatan berikutnya adalah sistem manajemen mutu di pabrik yang belum tertata, sehingga konsistensi produk tidak dapat dibuktikan. Untuk produk impor, hambatan biasanya berupa pemenuhan persyaratan sertifikasi bagi produsen di luar negeri yang memerlukan koordinasi lintas negara.

Kaitan dengan TKDN dan Pengadaan

SNI sering berjalan beriringan dengan tingkat komponen dalam negeri dalam persyaratan pengadaan pemerintah. Produk bertanda SNI dengan nilai komponen dalam negeri yang memadai memperoleh posisi lebih baik dalam banyak proses pengadaan. Bagi produsen yang menargetkan pasar pemerintah, mengurus keduanya secara terencana akan lebih efisien daripada mengejar salah satu saat tender sudah diumumkan.

Butuh Bantuan Sertifikasi Usaha (ISO/SNI)?

Tim Legalindo.id siap membantu proses Anda dari awal hingga selesai — sejak 2016, lebih dari 1000 klien.

Konsultasi via WhatsApp

Lihat halaman layanan Sertifikasi Usaha (ISO/SNI) →

Baca Juga

Artikel Terkait

ISO 27001 untuk Perusahaan Teknologi dan Pengelola Data
Sertifikasi ISO & SNI21 Jul 2026

ISO 27001 untuk Perusahaan Teknologi dan Pengelola Data

Standar keamanan informasi yang makin sering diminta klien korporat. Ini isinya.

Baca Selengkapnya →
Penyebab Paling Umum Pengajuan Izin di OSS Ditolak atau Tertahan
Perizinan Berusaha28 Agu 2026

Penyebab Paling Umum Pengajuan Izin di OSS Ditolak atau Tertahan

Sebagian besar penolakan bisa dicegah. Ini penyebab yang paling sering ditemui.

Baca Selengkapnya →
NIB untuk UMKM Perseorangan dan Badan Usaha: Mana yang Sebaiknya Dipilih
Perizinan Berusaha26 Agu 2026

NIB untuk UMKM Perseorangan dan Badan Usaha: Mana yang Sebaiknya Dipilih

UMKM bisa ber-NIB tanpa mendirikan PT. Ini kelebihan dan batasannya.

Baca Selengkapnya →

Lihat semua artikel →

Penawaran hari ini

Harga spesial untuk chat dalam 10 menit ke depan

Harga spesial untuk chat dalam 10 menit ke depan10:00
Cek Harga Saya
Konsultasi Gratis Telepon