Cara Mengurus Izin Edar Pangan Olahan (MD) Langkah demi Langkah

Mengurus izin edar MD dilakukan dalam dua lapis: pendaftaran sarana produksi lebih dulu, kemudian pendaftaran produk. Sarana produksi harus memenuhi ketentuan cara produksi pangan olahan yang baik dan diperiksa oleh petugas, sedangkan pendaftaran produk mencakup penilaian komposisi, proses produksi, hasil uji, dan rancangan label.
Tahap Persiapan Sarana
- Tata letak yang memisahkan area penerimaan bahan, produksi, pengemasan, dan penyimpanan
- Alur produksi yang searah untuk menghindari kontaminasi silang
- Permukaan dinding, lantai, dan langit-langit yang mudah dibersihkan
- Fasilitas cuci tangan, toilet yang tidak berhubungan langsung dengan ruang produksi, dan tempat penyimpanan bahan pembersih terpisah
- Program pengendalian hama dan pencatatan pelaksanaannya
- Dokumentasi prosedur produksi, pembersihan, dan pengendalian mutu
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Untuk pendaftaran produk umumnya diminta komposisi lengkap beserta persentase, spesifikasi bahan baku dan bahan tambahan pangan, penjelasan proses produksi, hasil uji produk dari laboratorium terakreditasi, rancangan label lengkap, dan informasi masa simpan beserta dasar penetapannya. Untuk produk dengan klaim tertentu, diperlukan bukti pendukung klaim tersebut.
Urutan Prosesnya
- Mendaftarkan akun perusahaan pada sistem registrasi BPOM dan melengkapi data badan usaha
- Mengajukan pemeriksaan sarana produksi dan menindaklanjuti temuan bila ada
- Memperoleh persetujuan sarana sebagai dasar pendaftaran produk
- Mengajukan pendaftaran produk dengan mengunggah seluruh dokumen teknis
- Menanggapi permintaan tambahan data dari penilai bila ada
- Menerima nomor izin edar dan mencantumkannya pada kemasan sesuai ketentuan
Hal yang Sering Membuat Proses Berputar
Hasil uji laboratorium yang tidak lengkap parameternya adalah penyebab tersering permintaan tambahan data. Penyebab berikutnya adalah rancangan label yang belum sesuai ketentuan, biasanya menyangkut ukuran huruf, penempatan informasi nilai gizi, atau pencantuman klaim yang tidak didukung bukti. Menyiapkan label bersamaan dengan pendaftaran, bukan setelah nomor terbit, akan menghindarkan pencetakan kemasan yang harus diulang.
Setelah Nomor Terbit
Izin edar memiliki masa berlaku dan harus diperbarui sebelum habis. Perubahan pada komposisi, proses produksi, nama produk, atau desain label perlu dilaporkan karena sebagian perubahan memerlukan persetujuan. Perusahaan juga tetap menjadi objek pengawasan pasca-peredaran, sehingga konsistensi antara produk yang beredar dan yang didaftarkan harus dijaga. Menyimpan arsip pendaftaran secara rapi akan sangat membantu saat pembaruan atau saat menghadapi pemeriksaan.
Butuh Bantuan Sertifikasi Halal & BPOM?
Tim Legalindo.id siap membantu proses Anda dari awal hingga selesai — sejak 2016, lebih dari 1000 klien.
Konsultasi via WhatsAppArtikel Terkait

Sanksi Memasarkan Produk Tanpa Izin Edar atau Sertifikat Halal
Risikonya bukan hanya denda. Ini konsekuensi hukum dan komersialnya.
Baca Selengkapnya →
Penyebab Paling Umum Pengajuan Izin di OSS Ditolak atau Tertahan
Sebagian besar penolakan bisa dicegah. Ini penyebab yang paling sering ditemui.
Baca Selengkapnya →
NIB untuk UMKM Perseorangan dan Badan Usaha: Mana yang Sebaiknya Dipilih
UMKM bisa ber-NIB tanpa mendirikan PT. Ini kelebihan dan batasannya.
Baca Selengkapnya →
Legalindo.id